Lestarikan Budaya Jawa, UIN Walisongo Gelar Wayang Kulit
Penulis : TIM HUMAS, 12 Mei 2015, 09:25:54
Semarang – Dalam rangka melestarikan budaya jawa dan
peninggalan para pejuang islam para sunan walisongo Universitas Islam Negeri
(UIN) Walisongo menggelar pentas Wayang Kulit dengan Dalang Ki Warseno Slank
pada Sabtu malam, (10/5) di lapangan kampus UIN Walisongo.
Wayang kulit dengan lakon Begawan Cipto Wening ini
dimeriahkan oleh Artis Gogon dan Yati Pesek. Serta dihadiri Gubernur Jateng
yang diwakil Plh Asisten Kesra Raharjo Pujiantoro SH MH, Kepala Pusat Informasi
dan Humas KEMKOMINFO RI Drs H Ismail Cawidu, didampingi Rektor UIN Walisongo
prof Dr Muhibbin MAg beserta jajaran dan Ketua IKA Alumni Pusat Lukman Hakim,
ketua MUI Dr Ahmad Darodji MSi.
Dalam kesempatan yang sama pembukaan wayang kulit ditandai
dengan pemberian lakon wayang Arjuna dari Rektor UIN Walisongo kepada dalang Ki
Warseno Slank.
Prof Muhibbin mengatakan, bahwa UIN Wlaisongo insyallah akan
mengadakan wayangan setiap tahun sekali, hal ini dilakukan dalam rangka
nguri-nguri budaya jawa yang merupakan peninggalan para penyebar agama islam
yaitu para walisongo.
“Kami ingin masyarakat bisa meniru tuntunan-tuntunan yang
diajarkan dalam lakon wayang Begawan cipto wening. Wayang merupakan warisan leluhur
para walisongo yang patut kita lestarikan,” paparnya.
Kami berharap wayang ini tidak hanya jadi tontonan akan
tetapi juga jadi tuntunan.
Kami mengucapkan kepada kementerian kominfo yang telah tiga
tahun melakukan kerjasama menggelar wayangan, kami siap melakukan
program-program yang dilaksanakan bersama KEMKOMINFO. Kami siap melakukan
program dalam rangka mengantisipasi anti kekerasan.
Pagelaran wayang ini dilakukan dalam rangka Peresmian
Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo, Dies Natalis Ke-45 dan Rakernas IKA
UIN Walisongo Pusat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar